banner 468x60
Aksara Landak

Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Landak Masih Tunggu Persetujuan Lokasi

×

Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Landak Masih Tunggu Persetujuan Lokasi

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak hingga kini masih menunggu persetujuan lokasi dari pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, saat dikonfirmasi awak media bahwa terdapat perubahan usulan lahan menyesuaikan standar teknis yang ditetapkan pemerintah.

Karolin mengatakan, persetujuan lokasi masih menunggu keputusan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), karena lahan yang diusulkan harus memenuhi berbagai persyaratan yang telah ditentukan.

“Sekolah Rakyat saat ini untuk Kabupaten Landak masih menunggu persetujuan dari Menteri ATR/BPN, karena memang ada perubahan lahan sesuai dengan standar teknis yang diminta oleh kementerian. Harus ada air, tidak boleh terlalu jauh dari perkotaan, serta mempertimbangkan jarak dengan fasilitas kesehatan dan berbagai ketentuan lainnya,” ujar Karolin saat diwawancara usai membuka Musorkab KONI Landak. Selasa (9/6/2026), lalu.

Menurut Karolin, dari sejumlah alternatif yang dikaji, lahan yang berada di kawasan Jalan Mungguk, Desa Raja, Kecamatan Ngabang dinilai paling memenuhi syarat untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Sebab sebelumnya lahan seluar setidaknya 9 hektare di kawasan tersebut juga telah disurvei.

Namun, penggunaan lahan tersebut berimplikasi pada pengurangan area hutan kota sehingga memerlukan mekanisme tukar lahan dan persetujuan dari pemerintah pusat.

“Nah, yang memenuhi syarat itu adalah lahan yang ada di Mungguk. Tapi memang itu mengurangi lahan hutan kota kita sehingga harus ditukar dengan lahan lain. Semua ini harus mendapatkan persetujuan Menteri,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Landak berharap proses koordinasi dan perizinan dapat segera diselesaikan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan.

Selain sebagai sarana pendidikan, Karolin berharap Sekolah Rakyat nantinya juga dilengkapi dengan fasilitas olahraga yang memadai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun atlet daerah.

“Kami berharap di Sekolah Rakyat itu juga tersedia fasilitas olahraga yang cukup. Misalnya sekarang kita belum memiliki fasilitas anggar, mudah-mudahan jika Sekolah Rakyat dibangun, fasilitas tersebut bisa digunakan atlet untuk berlatih. Kemudian lapangan bolanya juga standar,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Landak telah mengusulkan luasan lahan yang dinilai cukup untuk mendukung pembangunan berbagai fasilitas, termasuk lapangan sepak bola berstandar yang dapat digunakan untuk pembinaan atlet daerah.

“Kami sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat luasan lahan yang saya kira cukup untuk membuat lapangan bola yang standar dan bisa digunakan sebagai tempat latihan atlet,” pungkasnya.