PONTIANAK – Muhammad Farizi resmi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat dalam Temu Karya Karang Taruna Kalbar, Minggu (12/7/2026).
Usai terpilih, Farizi langsung memasang target konsolidasi organisasi. Ia ingin memperkuat kepengurusan Karang Taruna mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, desa, hingga RT/RW.
“Alhamdulillah, kegiatan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat dan juga kabupaten/kota telah rampung. Hari ini Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat bersama seluruh kabupaten/kota telah hadir dan siap menjalankan amanah organisasi,” ujar Farizi.
Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Karang Taruna di Kalimantan Barat. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah akan menjadi salah satu fokus kepengurusannya.
“Ke depannya kita harus banyak berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat akan terus bersinergi dengan pemerintah untuk membantu kegiatan sosial maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sebagai langkah awal, Farizi akan segera menyusun kepengurusan tingkat provinsi sekaligus mendorong percepatan konsolidasi Karang Taruna di seluruh kabupaten dan kota.
“Yang pertama akan kita lakukan adalah menyelesaikan kepengurusan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar roda organisasi ini cepat berjalan dan langsung berdampak terhadap masyarakat,” jelasnya.
Farizi juga menargetkan penguatan struktur Karang Taruna hingga tingkat desa dan lingkungan RT/RW. Menurutnya, keberadaan organisasi hingga ke akar rumput penting agar berbagai persoalan sosial dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.
“Kita akan bentuk sampai ke desa-desa, bahkan hingga tingkat RT/RW agar bisa menjadi pengawas dan mengetahui persoalan-persoalan yang ada di daerahnya masing-masing,” tegasnya.
Dengan kepemimpinan baru, Farizi berharap Karang Taruna Kalbar tidak sekadar kuat secara struktur, tetapi juga mampu hadir melalui program pemberdayaan pemuda, kegiatan sosial, dan kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.












