banner 468x60
Sambas

Dari Selakau, Semangat Hari Bhayangkara Dirajut Lewat Dzikir Maulid dan Nazam

×

Dari Selakau, Semangat Hari Bhayangkara Dirajut Lewat Dzikir Maulid dan Nazam

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka com, Sambas – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 diwarnai upaya pelestarian budaya religi di Kabupaten Sambas.

Polsek Selakau, Polres Sambas menggelar Lomba Dzikir Maulid dan Dzikir Nazam yang diikuti 52 tim dari Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Kubu Raya.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Lomba yang berlangsung di Mapolsek Selakau, Sabtu (11/07/2026) malam, dibuka secara resmi oleh Wakapolres Sambas, Kompol Hilman, dengan pemukulan gong didampingi Camat Selakau, Kapolsek Selakau, serta unsur Forkopimcam.

Kegiatan yang digagas Kapolsek Selakau, IPDA Tri Kurnia Setiawan, itu turut melibatkan Pemerintah Desa Sungai Nyirih dan dihadiri para kepala desa, anggota BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dari Kecamatan Selakau dan Selakau Timur.

Ketua Panitia yang juga Kepala Desa Sungai Nyirih, Dedi Mariyadi, mengatakan lomba diikuti 52 tim yang terdiri atas 37 tim Dzikir Maulid putri dan 15 tim Dzikir Nazam putra.

“Alhamdulillah, peserta berasal dari empat daerah di Kalimantan Barat. Untuk kategori putri diikuti 26 tim dari Kabupaten Sambas, lima tim dari Kota Singkawang, dua tim dari Kabupaten Bengkayang, dan empat tim dari Kabupaten Kubu Raya. Sedangkan kategori putra diikuti 12 tim dari Kabupaten Sambas, serta masing-masing satu tim dari Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kategori putri memperebutkan Juara I, II, III serta Harapan I, II, dan III. Sementara kategori putra memperebutkan Juara I, II, III, dan Harapan I.

Camat Selakau, Alfianra, mengapresiasi penyelenggaraan lomba tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi yang pertama digelar selama dirinya menjabat sebagai camat sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga tradisi keagamaan masyarakat Sambas.

“Kegiatan ini sangat baik karena sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sambas. Mudah-mudahan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun dan menginspirasi desa-desa lain untuk melaksanakannya,” katanya.

Ia menambahkan, Dzikir Maulid dan Dzikir Nazam merupakan budaya religi yang harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Kapolsek Selakau, IPDA Tri Kurnia Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pelestarian kearifan lokal.

“Hari Bhayangkara harus dirayakan bersama masyarakat. Kegiatan ini terlaksana berkat sinergi Polsek Selakau, pemerintah desa, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Wakapolres Sambas, Kompol Hilman, yang mewakili Kapolres Sambas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kegiatan Hari Bhayangkara seperti ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap semangat melestarikan budaya religi dapat terus tumbuh seiring terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” katanya.

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, sinergi yang telah terbangun melalui kegiatan tersebut diharapkan terus terjaga di masa mendatang.