PONTIANAK – Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat dipenuhi ribuan warga yang memadati lokasi nonton bareng (nobar) final Piala Dunia antara Argentina melawan Spanyol, Senin (20/7/2026) dini hari. Suasana berubah menjadi pesta rakyat dengan sorak-sorai penonton yang menggema sepanjang pertandingan.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum laga dimulai. Warga dari berbagai kalangan berkumpul menikmati pertandingan bersama dalam atmosfer penuh semangat dan kebersamaan.
Keseruan nobar semakin terasa karena adanya rivalitas ringan antara Gubernur Kalbar Ria Norsan dan istrinya, Erlina Norsan. Ria Norsan menjagokan Argentina, sedangkan Erlina memilih mendukung Spanyol.
Argentina akhirnya harus mengakui keunggulan Spanyol. Menanggapi hasil tersebut, Ria Norsan menyampaikannya dengan penuh sportivitas sembari melontarkan candaan.
“Saya tadi tinggalkan salat. Dan saya pesankan Messi, jaga gawang ya saya bilang. Rupanya ndak dijaga betul-betul, jadi masuklah 1-0,” ujarnya disambut tawa warga.
Meski tim favoritnya kalah, Norsan mengaku puas melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir memeriahkan nobar.
“Sangat senang sekali. Yang pertama, kita menikmati pertandingan bola malam ini. Walaupun saya pegang Argentina kalah, ya kita harus sportif,” katanya.
Sementara itu, Erlina Norsan tak dapat menyembunyikan kegembiraannya setelah tim yang didukungnya keluar sebagai juara.
“Spanyol menang. Kalau kemarin kita kalah karena Prancis yang kita pegang. Sekarang kita pegang Spanyol, menang lagi,” ucapnya.
Kemeriahan acara juga diwarnai pembagian doorprize senilai puluhan juta rupiah. Berbagai hadiah, mulai dari uang tunai, telepon genggam hingga jam digital, dibagikan kepada warga yang beruntung.
“Hari ini doorprize-nya satu orang Rp1 juta. Total Rp20 juta, dari Pak Gubernur Rp10 juta dan Bank Kalbar Rp10 juta. Kemudian ada HP dan juga jam digital,” ungkap Norsan.
Nobar final Piala Dunia ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan warga. Ribuan masyarakat yang hadir hingga pertandingan usai menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Kalimantan Barat terhadap sepak bola sekaligus semangat menikmati momen bersama dalam suasana yang hangat dan meriah.

















