Aksaraloka.com, PONTIANAK – Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto buka suara terkait bantahan Sekretaris DPW PSI Kalimantan Barat, Eddo Susanto dalam pemeriksaan, mengenai kepemilikan pod getar yang belakangan diketahui positif mengandung etomidate.
Endang menegaskan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh jajaran Resnarkoba Polresta Pontianak dan Direktorat Reserse Narkoba.
Polisi juga masih mendalami pengguna pod getar yang ditemukan setelah kecelakaan lalu lintas di depan RS Mitra Medika Pontianak.
“Pod yang diberikan sudah kita serahkan ke Labfor. Hasilnya positif etomidate,” kata Endang, Senin 24 Agustus 2026, kemarin.
Menurut Endang, saat dimintai keterangan, Eddo membantah pod tersebut miliknya.
“Namun begitu kita tanya saudara E selaku pengendara, dia menyampaikan bukan miliknya,” ujarnya.
Kapolresta kemudian mengungkap adanya sosok yang disebut sebagai Mr X dalam rangkaian penyelidikan tersebut.
Sosok Mr X diketahui berkaitan dengan keberadaan pod getar setelah perangkat tersebut diserahkan kepada pihak keamanan rumah sakit.
Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV, pod tersebut sempat dibawa oleh Mr X.
“Memang ada saksi dari security yang menerima pod. Namun pod sempat dibawa Mr X,” ungkap Endang.
Polisi juga mencocokkan keterangan saksi dengan hasil pemantauan CCTV.
“Pantauan CCTV mengatakan bahwa pod-nya saudara E. Mr X menyampaikan pod-nya itu saudara E. Kemudian ke kamar mandi, baru datang lagi setengah jam,” jelasnya.
Meski demikian, polisi tidak ingin terburu-buru menarik kesimpulan. Mr X justru diharapkan datang dan memberikan keterangan kepada penyidik.
“Kami juga harus bijak, mengajak Mr X tersebut, melihat postingan, datang menjadi saksi di tempat kami, membantu pemeriksaan dalam rangka penyelidikan,” kata Endang.
Endang mengatakan, pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait masih terus berjalan. Termasuk pemeriksaan terhadap pihak medis yang menangani Eddo.
Polisi juga mendalami informasi bahwa Eddo telah menjalani pemeriksaan terkait kecemasan sejak 2023. Dalam proses penyelidikan, polisi turut meminta keterangan dari dokter yang bersangkutan.
“Sedang dirawat dan menjadi pasien salah satu dokter. Dokternya sudah diperiksa. Dari tahun 2023 sedang menjalani pemeriksaan kecemasan,” ujarnya.
Kapolresta menegaskan penyelidikan mengenai pod getar masih berjalan.
Polisi masih membutuhkan keterangan sejumlah pihak, termasuk Mr X, untuk mengurai secara utuh asal-usul dan kepemilikan perangkat yang dinyatakan positif mengandung etomidate tersebut.
“Kami masih dalami juga. Masih berjalan. Kami mengharapkan Mr X menyampaikan, silakan datang menyampaikan,” pungkasnya.















