banner 468x60
Hukum dan Kriminal

Pengacara Akui Penyelidikan Dugaan Pod Getar Seret Eddo Susanto Belum Dihentikan

×

Pengacara Akui Penyelidikan Dugaan Pod Getar Seret Eddo Susanto Belum Dihentikan

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – meski telah membeberkan sejumlah fakta atas insiden kecelekaan maupun dugaan pod getar, Andrean Winoto Wijaya selaku pengacara maupun kuasa hukum dari Sektetaris PSI Kalbar, Eddo Susanto, bahwa hingga saat ini penyelidikan belum dihentikan Polresta Pontianak.

Andrean Winoto Wijaya, meminta semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum yang berjalan.

“Belum dihentikan,” ujar Andrean, Sabtu (29/8/2026).

Andrean mengatakan pihaknya menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian. Menurutnya, tekanan publik terhadap polisi dalam kasus tersebut merupakan hal yang wajar, namun proses hukum tetap harus dihormati.

“Pertama, teman-teman, kita harus mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Itu pertama. Kedua, kita harus menghormati proses hukum,” kata Andrean,

Dia menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang dilakukan kepolisian. Andrean juga menyadari kasus tersebut menjadi sorotan publik.

“Wajar pihak kepolisian juga ditekan oleh publik. Artinya, kita hargai proses hukum,” ujarnya.

Andrean menyebut tuduhan yang diarahkan kepada kliennya merupakan tuduhan serius. Namun, sebagai kuasa hukum, dia menilai asas praduga tak bersalah harus tetap menjadi pijakan.

“Walaupun kami bilang bahwa ini tuduhan serius, tapi saya pribadi sebagai kuasa hukum, orang yang ngerti hukum, kita harus mengutamakan asas praduga tidak bersalah,” tegasnya.

Di sisi lain, Andrean mengklaim pihaknya memiliki hasil investigasi internal yang menjadi dasar sikapnya dalam memberikan keterangan kepada publik.

“Jadi walaupun menurut kami bahwa ini adalah fitnah, silakan orang tersebut (mr X) yang bilang, ‘oh enggak kok, enggak fitnah’, silakan konfirmasi. Keluar dong. Silakan sampaikan benar dong,” katanya.

Andrean juga menyatakan siap mempertanggungjawabkan pernyataannya apabila fakta di lapangan nantinya berbeda dengan apa yang disampaikannya.

“Saya siap. Kalau memang faktanya di luar yang saya sampaikan, saya siap mundur kok,” ujarnya.

Namun, berdasarkan investigasi yang dilakukan timnya, Andrean mengaku semakin yakin dengan informasi yang disampaikannya kepada publik.

“Tetapi menurut hasil investigasi kami, tim kami, kenyataannya yang sebenar-benarnya yang saya sampaikan itu benar. Makanya saya sangat percaya diri untuk speak up di media,” pungkasnya.