banner 468x60
Hiburan

Tiket Ludes, Panitia Tambah Kursi di Lapangan untuk Final Indonesia Masters Pontianak

×

Tiket Ludes, Panitia Tambah Kursi di Lapangan untuk Final Indonesia Masters Pontianak

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK — Antusiasme masyarakat menyaksikan langsung Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 2026 terus meningkat. Memasuki babak 16 besar, penjualan tiket turnamen bulu tangkis tersebut disebut lebih tinggi dibandingkan Indonesia Challenge yang sebelumnya digelar di Pontianak.

Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100, Yuni Kartika, mengatakan pelaksanaan turnamen hingga hari ketiga berjalan lancar. Tingginya minat masyarakat menjadi salah satu tanda bahwa kehadiran turnamen level Super 100 mendapat sambutan positif dari warga Pontianak.

“Secara peserta jauh lebih berkualitas karena ini Super 100, jadi persaingan tambah tidak mudah bagi wakil Indonesia. Tapi kami bersyukur sejauh ini wakil Indonesia ada beberapa masih maju ke babak perempat final,” ujar Yuni seusai menyaksikan pertandingan di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Kamis (3/9/2026).

Menurut Yuni, kualitas peserta yang lebih tinggi dibandingkan turnamen sebelumnya juga membuat persaingan di lapangan semakin ketat. Wakil Indonesia harus bekerja lebih keras untuk bisa melangkah hingga babak akhir.

Di sisi lain, tingginya minat penonton membuat tiket pertandingan menjadi salah satu perhatian panitia. Penjualan tiket secara daring untuk periode satu pekan disebut telah habis.

Meski demikian, panitia masih menyediakan tiket melalui ticket box di lokasi pertandingan. Jumlahnya terbatas dan disesuaikan dengan ketersediaan tempat duduk.

Khusus laga final yang akan berlangsung pada Minggu (6/9/2026), panitia juga menyiapkan tambahan tempat duduk di area lapangan atau on-court seating.

Kursi tambahan itu akan digunakan oleh sejumlah pihak, seperti sponsor, PBSI, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Dengan penempatan tamu di area lapangan, kursi tribun yang sebelumnya dialokasikan untuk mereka dapat kembali digunakan masyarakat.

Langkah tersebut diambil agar kapasitas penonton yang dapat menyaksikan pertandingan secara langsung bisa lebih banyak.

“Intinya kami pengen memasukkan sebanyak mungkin masyarakat di Pontianak untuk menonton secara langsung. Salah satu caranya yaitu dengan menambah tempat duduk di lapangan khusus di hari Minggu atau final,” kata Yuni.

Yuni berharap dukungan penonton Pontianak dapat terus mengiringi perjuangan wakil Indonesia hingga pertandingan terakhir.

Menurut dia, kehadiran Indonesia Masters Super 100 tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat. Turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi pemain Indonesia, khususnya para pemain muda, untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan dengan kualitas dan pengalaman yang lebih tinggi.

Bagi pelatih, persaingan di turnamen ini juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan pemain sekaligus bagian dari proses pembinaan prestasi bulu tangkis nasional.