KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026).
MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan. Pembukaan berlangsung semarak dengan menampilkan berbagai atraksi, mulai dari drumband, parade defile seluruh kafilah, hingga pertunjukan seni yang memukau ribuan masyarakat dan tamu undangan yang memadati kawasan Pantai Pulau Datok.
Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah.”
Sejumlah tokoh dan pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya H. Osman Sapta Odang bersama keluarga, Hildi Hamid, Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), anggota DPD RI Daud Yordan, anggota DPR RI H. Boyman Harun, para anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, para ketua DPRD kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, serta anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara.
Hadir pula Kapolda Kalimantan Barat, Pangdam XII/Tanjungpura yang diwakili Brigadir Jenderal TNI, Dankodaeral XII, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Ketua LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, para bupati dan wakil bupati, para wali kota dan wakil wali kota se-Kalimantan Barat, beserta jajaran pemerintah daerah, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh kafilah dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Bupati Ketapang mengatakan, MTQ merupakan ikhtiar bersama untuk membumikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai kejujuran, keadilan, kasih sayang, saling menghormati, dan semangat kebersamaan yang terkandung dalam Al-Qur’an merupakan nilai universal yang menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“MTQ merupakan ikhtiar untuk membumikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kejujuran, keadilan, kasih sayang, saling menghormati, dan semangat kebersamaan adalah nilai-nilai universal yang menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis,” ujarnya.
Lebih lanjut Ia menegaskan, Kalimantan Barat merupakan rumah besar bagi masyarakat yang hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Kerukunan yang selama ini terjaga, kata dia, harus terus dirawat sebagai kekuatan sekaligus modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.
“Semangat MTQ hendaknya tidak hanya dirasakan oleh umat Islam, tetapi juga menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan merawat kedamaian di Bumi Khatulistiwa,” katanya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara beserta seluruh panitia atas suksesnya penyelenggaraan pembukaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Menurut dia, kehangatan sambutan, semangat kebersamaan, serta tingginya antusiasme masyarakat menjadi cerminan bahwa nilai-nilai persaudaraan terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Barat.
Pesan untuk Kafilah Ketapang
Kepada Kafilah Kabupaten Ketapang yang mengikuti berbagai cabang perlombaan, Bupati berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian MTQ dengan penuh semangat, disiplin, dan percaya diri.
Ia meminta para peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga nama baik Kabupaten Ketapang.
“Tampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan MTQ sebagai momentum untuk memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat tali persaudaraan antarkafilah,” pesannya.
Bupati berharap MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tidak hanya melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan merawat harmoni di tengah keberagaman.
“Semoga MTQ ini semakin menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat demi terwujudnya Kalimantan Barat yang semakin maju, damai, sejahtera, dan penuh berkah,” ujarnya.
Ajak Pengunjung Kunjungi Stan Ketapang
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ketapang juga mengajak masyarakat dan tamu undangan yang menghadiri MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat untuk berkunjung ke Stan Kabupaten Ketapang.
Stand tersebut menampilkan beragam kuliner khas daerah, seperti ketupat colet, serundeng, dan amplang. Pengunjung juga dapat menemukan berbagai produk UMKM, kerajinan tangan, serta batik dengan corak khas Ketapang yang menggambarkan kekayaan seni dan budaya daerah.
Selain itu, Stand Kabupaten Ketapang turut menampilkan koleksi batu permata kecubung asal Manis Mata sebagai salah satu potensi unggulan daerah. Beragam jenis batu kecubung dipamerkan, mulai dari kecubung ungu, kecubung keribang, hingga kecubung biru laut.
Keikutsertaan Kabupaten Ketapang dalam pameran tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, produk UMKM, kerajinan, serta potensi unggulan daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Melalui momentum MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Ketapang juga berkomitmen terus memperkuat nilai-nilai keagamaan, persatuan, toleransi, serta kebersamaan sebagai bagian dari upaya membangun daerah dan Kalimantan Barat yang harmonis, maju, dan sejahtera.

















