banner 468x60
Hukum dan Kriminal

Buntut Lima Petugas Bea Cukai Diseret Massa, PLBN Aruk Mendadak Tutup!

×

Buntut Lima Petugas Bea Cukai Diseret Massa, PLBN Aruk Mendadak Tutup!

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, SAMBAS – Insiden penyeretan lima petugas Bea Cukai oleh massa berbuntut panjang. Pelayanan operasional Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), mendadak dihentikan sementara pada Rabu (4/11/2026).

Penghentian aktivitas di salah satu pintu perbatasan Indonesia-Malaysia itu memunculkan tanda tanya besar. Pasalnya, keputusan tersebut muncul hanya sehari setelah konflik antara warga dan petugas Bea Cukai diselesaikan melalui kesepakatan damai adat.

Informasi penghentian operasional itu diumumkan melalui akun media sosial resmi pengelola PLBN Aruk. Masyarakat, pelintas batas, dan seluruh pengguna layanan diminta menyesuaikan rencana perjalanan serta aktivitas masing-masing.

“Sehubungan dengan adanya perkembangan situasi dan kondisi terkini, bersama ini kami informasikan bahwa pelayanan operasional di PLBN Aruk pada Rabu, November 2026, untuk sementara ditiadakan,” demikian bunyi pengumuman tersebut.

Tak hanya itu, pengelola PLBN Aruk juga membatalkan pengumuman sebelumnya yang menyatakan pelayanan perlintasan telah kembali beroperasi normal.