banner 468x60
Pontianak

PGRI Pontianak Juara Umum Porsenijar Kalbar 2026, Borong Tiga Medali Emas

×

PGRI Pontianak Juara Umum Porsenijar Kalbar 2026, Borong Tiga Medali Emas

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pontianak keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026.

Dalam ajang yang berlangsung di Kota Singkawang pada 2–6 November 2026 tersebut, Pontianak mengoleksi tujuh medali, terdiri atas tiga emas, dua perak, dan dua perunggu.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut gembira capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih juara umum sesuai dengan target yang diharapkan saat melepas keberangkatan kontingen PGRI Kota Pontianak.

“Alhamdulillah, target juara umum akhirnya tercapai. Selamat kepada seluruh kontingen PGRI Kota Pontianak. Ini hasil kerja keras dan kekompakan bapak dan ibu guru yang telah mempersiapkan diri dengan baik,” ujarnya, Sabtu (7/11/2026).

Tiga medali emas Pontianak masing-masing diperoleh dari cabang inovasi pembelajaran mendalam tingkat SMP, sepak takraw, dan bola voli putri.

Sementara dua medali perak diraih dari cabang bulu tangkis beregu dan melukis. Adapun dua medali perunggu disumbangkan melalui cabang tari tunggal putri dan menyanyi solo putra.

Edi mengatakan, prestasi tersebut menunjukkan bahwa para guru tidak hanya memiliki kemampuan dalam mendidik dan mengembangkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mampu berkompetisi serta berprestasi di bidang olahraga dan seni.

Terlebih, para peserta harus membagi waktu antara tanggung jawab mengajar dengan persiapan dan latihan untuk mengikuti perlombaan.

“Bapak dan ibu guru kita memiliki bakat dan potensi luar biasa. Prestasi ini membuktikan bahwa kedisiplinan dan semangat untuk terus berkembang bisa menghasilkan pencapaian yang membanggakan,” katanya.

Dalam klasemen akhir, Kota Pontianak menempati posisi teratas, disusul Kabupaten Sintang di peringkat kedua dengan tiga emas dan satu perak. Kabupaten Kapuas Hulu berada di posisi ketiga dengan dua emas, satu perak, dan satu perunggu.

Sementara tuan rumah Kota Singkawang menempati peringkat keempat dengan perolehan dua emas, dua perak, dan dua perunggu.

Edi berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para guru untuk terus mengembangkan potensi, tidak hanya dalam bidang olahraga dan seni, tetapi juga inovasi pembelajaran.

Menurutnya, pengalaman berkompetisi juga dapat menjadi bekal bagi guru untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kerja keras, dan sportivitas kepada peserta didik.

“Semangat berprestasi ini harus terus dijaga. Jangan berhenti setelah menjadi juara, tetapi jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan contoh positif kepada anak-anak didik,” pesannya.

Ia turut mengapresiasi seluruh anggota kontingen, pelatih, pendamping, serta pengurus PGRI Kota Pontianak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

“Terima kasih telah mengharumkan nama Kota Pontianak. Mudah-mudahan prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh guru untuk terus berkarya, berinovasi, dan bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di kota yang kita cintai ini,” pungkasnya.