banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Minta Karang Taruna Kalbar Tak Sekadar Jadi Organisasi Seremonial

×

Ria Norsan Minta Karang Taruna Kalbar Tak Sekadar Jadi Organisasi Seremonial

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meminta Karang Taruna mengambil peran nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, terutama yang menyasar generasi muda.

Pesan itu disampaikan Norsan saat membuka Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pemilihan Ketua Karang Taruna Kalbar.

Menurut Norsan, Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi mitra pemerintah yang memiliki tanggung jawab dalam menangani persoalan kesejahteraan sosial.

Ia menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja yang membutuhkan keterlibatan aktif organisasi kepemudaan hingga ke tingkat akar rumput.

“Karang Taruna harus menjadi contoh yang baik. Jangan sampai justru ada anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Organisasi ini harus berada di garis depan dalam upaya pencegahan masalah sosial,” tegas Norsan.

Selain pencegahan, Karang Taruna juga didorong terlibat dalam rehabilitasi sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan serta pelatihan keterampilan.

Norsan menilai peningkatan kapasitas menjadi bekal penting bagi pemuda agar mampu bersaing, mandiri, dan menciptakan peluang usaha.

“Pelatihan keterampilan harus terus dilakukan. Dengan kemampuan yang dimiliki, para pemuda dapat mengembangkan potensi diri dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Karang Taruna juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan dan ekonomi kreatif sehingga generasi muda tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.

“Karang Taruna harus selalu siap hadir ketika masyarakat membutuhkan. Itulah esensi organisasi sosial yang sesungguhnya,” kata Norsan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Karang Taruna Bahtiar Sebayang mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap penguatan organisasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pemprov Kalbar menyerahkan bantuan satu unit perahu karet untuk mendukung aksi kemanusiaan, terutama saat terjadi bencana banjir.

Perahu tersebut nantinya dapat digunakan untuk mengevakuasi warga, mendistribusikan logistik, serta menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak yang sulit dijangkau.

“Bantuan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan Karang Taruna dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi bencana banjir,” ujar Bahtiar.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan Karang Taruna semakin memperkuat peran organisasi tersebut dalam kegiatan sosial, penanggulangan bencana, dan pemberdayaan masyarakat di Kalimantan Barat.