banner 468x60
Hukum dan Kriminal

816 Kasus Kejahatan di Kalbar Berhasil Diungkap dalam 6 Bulan, Curat Paling Dominan

×

816 Kasus Kejahatan di Kalbar Berhasil Diungkap dalam 6 Bulan, Curat Paling Dominan

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Barat mengungkap capaian penegakan hukum selama Januari hingga Juni 2026.

Sebanyak 816 kasus tindak pidana berhasil diselesaikan dari total 1.111 laporan polisi yang diterima.

Data tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Kalbar, Senin (29/6/2026).

Dirreskrimum Polda Kalbar Kombes Pol Raswin Bachtiar Sirait mengatakan, kasus yang paling banyak ditangani selama semester pertama 2026 masih didominasi tindak pidana konvensional.

“Jenis tindak pidana tertinggi meliputi pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 247 kasus, pencurian biasa 237 kasus, penggelapan 136 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 131 kasus, dan penipuan 75 kasus,” kata Raswin.

Untuk menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan, Polda Kalbar mengaktifkan kembali Unit Reaksi Cepat (URC) di tingkat Ditreskrimum dan seluruh Polres jajaran sejak 21 Mei 2026.

Menurut Raswin, langkah tersebut langsung membuahkan hasil.

Dalam waktu kurang dari dua bulan, URC berhasil mengungkap 103 kasus yang terdiri atas tiga kasus pencurian dengan kekerasan (curas), 41 kasus curat, 16 kasus curanmor, serta 43 kasus tindak pidana lainnya.

“Dari pengungkapan tersebut kami mengamankan 147 tersangka dan berhasil menyelamatkan kerugian materiil masyarakat senilai Rp 832.499.100,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menegaskan pihaknya akan terus memperketat pengawasan di titik-titik rawan kriminalitas.

“Pencapaian ini merupakan bukti keseriusan Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Barat. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak ragu melaporkan setiap tindak kejahatan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan Call Center 110,” tutup Bambang.