banner 468x60
Kalimantan Barat

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Supadio, 6 Pesawat Terdampak dalam 2 Hari

×

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Supadio, 6 Pesawat Terdampak dalam 2 Hari

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Kabut asap mulai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat.

Dalam dua hari terakhir, tercatat enam penerbangan terdampak akibat jarak pandang atau visibility yang berada di bawah ambang batas aman.

Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak, Joko Wahyudi, mengatakan gangguan terutama terjadi pada penerbangan pagi.

“Benar ada kendala untuk penerbangan. Dampak dari kabut asap ini sudah mulai terasa di Bandara Supadio, terutama untuk penerbangan pagi,” kata Joko, Kamis (20/8/2026).

Menurut dia, jarak pandang pada pagi hari sempat berada di bawah 1.000 meter.

Kondisi tersebut membuat sejumlah penerbangan harus ditunda hingga visibility kembali memenuhi standar.

“Untuk penerbangan di atas jam 08.00 WIB sudah tidak ada pengaruh karena tingkat visibility-nya sudah di atas 1.000 meter,” ujarnya.

Joko menyebut, pada Kamis pagi terdapat dua penerbangan yang mengalami keterlambatan.

Keduanya yakni penerbangan rute Pontianak-Surabaya dan Pontianak-Ketapang.

“Untuk hari ini yang terdampak delay ada dua penerbangan, PNK-Surabaya dan PNK-Ketapang,” katanya.

Joko menegaskan, gangguan tersebut bukan pembatalan penerbangan. Pesawat tetap beroperasi setelah kondisi jarak pandang memenuhi standar keselamatan.

“Bukan gagal penerbangan, tapi delay. Jadi tidak sesuai dengan schedule karena menunggu visibility di atas 1.000 meter dulu,” jelasnya.

Jika dihitung dalam dua hari terakhir, terdapat enam penerbangan yang terdampak kabut asap.

Empat penerbangan terdampak pada Rabu (19/8/2026), sedangkan dua penerbangan lainnya terdampak pada Kamis.

Pada hari sebelumnya, satu penerbangan yang terdampak merupakan penerbangan kedatangan, sementara tiga lainnya merupakan penerbangan keberangkatan.

Joko mengatakan kondisi biasanya mulai membaik setelah pagi hari. Aktivitas penerbangan pun berangsur normal ketika jarak pandang telah melewati 1.000 meter.

“Rata-rata dari jam 06.00 sampai jam 07.00, jam 08.00 sudah mulai normal,” ungkapnya.

Dia memastikan belum ada kendala lain yang berkaitan dengan kabut asap selain keterlambatan penerbangan
.
Terkait adanya pesawat yang sempat mendarat di Pangkalpinang, Joko menegaskan kondisi tersebut bukan disebabkan kabut asap.

Menurut dia, persoalan itu berkaitan dengan kondisi angin.

“Kalau persoalan landing mendadak di Pangkalpinang, itu kendala angin. Jadi bukan karena asap,” tegasnya.

Pihak Bandara Supadio berharap kondisi kabut asap segera membaik sehingga jadwal penerbangan kembali berjalan normal dan tidak terjadi penumpukan penumpang di ruang tunggu.

“Kita berharap besok normal sehingga tidak terjadi penumpukan di ruang tunggu,” pungkas Joko.