banner 468x60
Hukum dan Kriminal

Kasus Pod Getar Pasca Kecelakaan, Sekretaris DPW PSI Kalbar Positif Etomidate

×

Kasus Pod Getar Pasca Kecelakaan, Sekretaris DPW PSI Kalbar Positif Etomidate

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Kasus temuan pod getar yang mencuat setelah kecelakaan lalu lintas melibatkan Sekretaris DPW PSI Kalimantan Barat (Kalbar), Eddo Susanto, terus didalami polisi.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan, penyelidikan tidak hanya berhenti pada perkara kecelakaan.

Polisi juga mendalami kandungan pod yang ditemukan pascakejadian tersebut.

Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) menunjukkan pod tersebut positif mengandung etomidate.

“Pod yang diberikan sudah kita bawa ke Labfor. Hasilnya positif etomidate,” kata Endang, Senin 24 Agustus 2026.

Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Eddo, termasuk pemeriksaan urine. Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menemukan adanya kandungan etomidate.

Meski demikian, Endang menegaskan pihaknya belum menyimpulkan bahwa Eddo menggunakan pod tersebut saat mengemudi.

“Begitu kita tanya saudara E selaku pengendara, dia menyampaikan itu bukan miliknya,” kata Endang.

Polisi kini masih memburu fakta mengenai asal-usul pod tersebut. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan yang disebut sempat menerima pod tersebut.

Sementara itu, Kapolresta mengungkapoan fakta lainnya, bahqa Eddo disebut masih menjalani perawatan sebagai pasien. Polisi juga telah memeriksa dokter yang menangani Eddo.

Endang menyebut Eddo memiliki riwayat pemeriksaan terkait gangguan kecemasan sejak 2023. Polisi turut mendalami informasi tersebut dalam rangka mengungkap penggunaan obat atau zat yang berkaitan dengan kasus ini.

“Sedang dirawat dan menjadi pasien. Salah satu dokter sudah diperiksa. Dari tahun 2023 sedang menjalani pemeriksaan kecemasan,” ujarnya.

Endang menambahkan, selain mengandung Etomidate, hasil urine Eddo juga mengandung Benzo.

Di mana Benzo merupakan kandungan obat penyakit kecemasan yang sedang dialami oleh Eddo.

Untuk perkara kecelakaan di depan RS Mitra Medika Pontianak, Endang mengatakan penanganannya dilakukan Satlantas Polresta Pontianak.

Dalam kecelakaan tersebut, Eddo mengemudikan mobil yang terlibat tabrakan dengan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh pengemudi mobil.

“Untuk laka lintas, penanganannya oleh Satlantas. Luka ringan, yang bersangkutan langsung dibawa oleh pengemudi mobil ke rumah sakit dan dikategorikan luka ringan,” kata Endang.

Namun, perkara kecelakaan tersebut belum diarahkan ke proses hukum lebih lanjut karena pihak pengendara sepeda motor disebut belum ingin melanjutkannya.

“Kita tetap menunggu dari pengendara sepeda motor apakah akan melaksanakan proses ini. Akan kita tindak lanjuti dengan bijak,”

Di sisi lain, polisi memastikan penyelidikan terkait dugaan kandungan etomidate masih berjalan. Endang menegaskan polisi belum menarik kesimpulan mengenai siapa pengguna pod tersebut.

“Masih didalami juga. Masih berjalan,” pungkasnya.

Dengan demikian, polisi kini masih mengusut dua perkara sekaligus, yakni kecelakaan lalu lintas yang ditangani Satlantas serta dugaan penyalahgunaan zat yang didalami jajaran satresnarkoba Polresta Pontianak bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar.